TUGAS KELOMPOK
Soal
1. Apa yang dimaksud dengan belajar ?
2. Faktor-faktor apa yang mempengaruhi
belajar ?
3.
Jelaskan bagaimana cara belajar yang sudah Anda lakukan selama ini dan analisislah
point mana yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip belajar !
4. Sebutkan prinsip-prinsip belajar ?
Jawab
1.
Yang
dimaksud dengan belajar
·
Belajar adalah suatu aktifitas dimana
terdapat sebuah proses dari tidak tahu menjadi tahu, tidak mengerti menjadi
mengerti, tidak bisa menjadi bisa untuk mencapai hasil yang optimal.
·
Belajar adalah sebuah proses perubahan
di dalam kepribadian manusia dan perubahan tersebut ditampakkan dalam bentuk
peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seperti peningkatan kecakapan,
pengetahuan, sikap, kebiasaan, pemahaman, keterampilan daya pikir, dan
kemampuan-kemampuan yang lain.
·
Belajar adalah harus mencakup tingkah
laku dari tingkat yang paling sederhana sampai yang kompleks dimana proses
perubahan tersebut harus bisa dikontrol sendiri atau dikontrol oleh
faktor-faktor eksternal.
·
Belajar adalah suatu proses perubahan
tingkah laku dari yang tidak tahu menjadi tahu (learn to know), dari yang tidak
baik menjadi baik (Learn to be), dari yang belum bisa menjadi bisa (Learn to
do), proses ini berlangsung secara kontinu , termasuk belajar hidup bersama
(learn to life together) oleh pengalaman individu tersebut terhadap pengaruh
lingkungannya. (kesimpulan dari kelompok)
2. Faktor-faktor
yang Mempengaruhi Belajar
Menurut Syah (2002:173) faktor yang mempengaruhi
belajar ada dua golongan yaitu faktor intern (faktor dari dalam diri individu)
dan faktor ekstern (faktor dari luar diri individu).
1.
Faktor intern Siswa
Faktor
intern siswa meliputi gangguan atau kekurangmampuan psikofisik siswa, yaitu:
a. Bersifat
kognitif (ranah cipta), rendahnya kapasitas inteligensi siswa
b. Bersifat
efektif (ranah rasa), labilnya emosi dan sikap
c. Bersifat
psikomotor (ranah karsa), terganggunya alat-alat indera penglihatan dan
pendengaran.
2.
Faktor Ekstern Siswa
Faktor ekstern siswa
meliputi semua situasi dan kondisi lingkungan sekitar yang tidak mendukung
aktifitas belajar siswa. Faktor ini dapat dibagi tiga macam, yaitu :
a. Lingkungan
keluarga, contohnya ketidak harmonisan hubungan antara ayah dengan ibu.
b. Lingkungan
masyarakat, contohnya perkampungan kumuh, dan teman sepermainan yang nakal.
c. Lingkungan
sekolah, contohnya kondisi dan letak gedung sekolah yang buruk seperti dekat
pasar.
3.
Cara
belajar yang sudah Kami lakukan selama ini dan analisis poin mana yang tidak
sesuai dengan prinsip belajar, sebagai berikut.
·
Membuat rencana belajar, untuk mencapai
suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada
baiknya jika kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk
mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu
ditingkatkan lagi.
·
Memilih waktu belajar yang tepat,
sesungguhnya waktu yang paling efektif untuk belajar adalah sebelum makan malam
dan beberapa jam sesudahya. Pada waktu ini proses belajar akan lebih cepat sehingga
tidak perlu belajar hingga larut malam.
·
Mencari suasana yang paling nyaman,
ciptakan suasana ruang belajar kita senyaman mungkin supaya kita betah berada
disana.
·
Membuat catatan-catatan kecil,
bagian-bagian yang penting dalam pelajaran sebaiknya dibuat catatan dikertas
atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca dimanapun
kita berada.
·
Membuat kesimpulan, baca ulang
catatan-catatan kecil yang telah kita susun. Kemudian buatlah kesimpulan dengan
kata-kata sendiri. Dengan demikian kita akan mendapatkan inti dari keseluruhan
apa yang telah kita pelajari.
·
Hindari SKS (Sistem Kebut Semalam),
biasanya hal yang sering kita lakukan jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat
dengan belajar hingga larut malam atau begadang. Sebaiknya hindari belajar
dengan cara seperti itu karena akan membuat badan kamu menjadi meriang dan
sakit. Otak manusia itu punya batas karena otak dirancang untuk bekerja secara
efisien. (jika melakukan SKS, maka ini
point yang tidak sesuai dengan prinsip belajar—hakekat belajar).
·
Belajar kelompok, cara mudah untuk
belajar sesungguhnya adalah bila dilakukan dengan bersama-sama, cara belajar
ini selalu efektif bagi setiap orang.
Insya Allah kami sudah sesuai dengan
prinsip belajar di bawah ini jika masing-masing individu sudah memahami hakekat
belajar secara utuh, sehingga dapat memahami “belajar sepanjang hayat”—kontinu
yang berdasarkan proses perkembangan manusia (bertahap), hal ini juga dipengaruhi
oleh EQ individu, jika EQ individu bagus, maka dapat mempengaruhi peningkatan
hasil belajarnya ke arah yang lebih berkembang. Dan kembali lagi ke faktor yang
mempengaruhi belajar individu—intern dan ekstern individu.
4. Prinsip-prinsip belajar, sebagai
berikut.
Menurut Slameto (2002: 27-28) calon
guru atau pembimbing seharusnya sudah dapat menyusun sendiri prinsip-prinsip
belajar,. Prinsip-prinsip belajar itu sebagai berikut:
Berdasarkan prasyarat yang dilakukan untuk belajar
1. Dalam belajar setiap siswa harus
diusahakan partisipasi aktif, meningkatkan minat dan membimbing untuk mencapai
tujuan instruksional;
2. Belajar harus dapat menimbulkan
reinforcement dan motivasi yang kuat pada siswa untuk mencapai tujuan
instruksional;
3. Belajar perlu lingkungan yang
menantang dimana anak dapat mengembangkan kemampuannya bereksplorasi dan
belajar dengan efektif;
4. Belajar perlu ada interaksi siswa
dengan lingkungannya.
Sesuai hakekat belajar
1. Belajar itu proses kontinyu, maka
harus tahap demi tahap menurut perkembangannya;
2. Belajar adalah proses organisasi,
adaptasi, eksplorasi dan discovery;
3. Belajar adalah proses
kontinguitas (hubungan anatara pengertian yang satu dengan pengertian yang
lain) sehingga mendapatkan pengertian yang diharapkan. Stimulus yang diberikan
menimbulkan response yang diharapkan.
Sesuai materi atau bahan yang harus
dipelajari
1. Belajar bersifat keseluruhan dan
materi itu harus memiliki struktur, penyajian yang sederhana, sehingga siswa
mudah menangkap pengertiannya;
2. Harus dapat mengembangkan kemampuan
tertentu sesuai dengan tujuan instruksional yang harus dicapai.
Syarat keberhasilan belajar
1. Belajar memerlukan sarana yang
cukup, sehingga siswa dapat belajar dengan tenang;
2. Repetisi, dalam proses belajar perlu
ulangan berkali-kali agar pengertian/ketrampilan/sikap itu mendalam pada siswa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar