Minggu, 11 Agustus 2013

ALLAH menjaga




Sudah kesekian kali pipinya basah, sudah puluhan kali  air matanya mengalir. Sudah kesekian kali hatinya hancur. Namun, kerasnya kehidupan tak jua menghancurkan imannya. Hanya perasaan yang berkutat dengan segala emosi, terus bertarung melawan emosi. Puluhan kali hatinya serasa remuk, yaa remuk diterjang badai perasaan yang menyelimuti harinya.
Ingatannya seperti kuat sekali, yaa tertulis di pikirannya. Beban perasaan serasa sangat berat, hingga tak kuat berdiri jiwanya. Menggetarkan emosinya, dia teringat akan guncangan batin yang begitu hebat, dunia ini serasa begitu kejam di pikirannya. Guncangan batin yang membuatnya depresi, semangatnya ditelan pengalaman pahit itu. Begitu gelap dan suram pengalaman masa lalunya. Dia tersudutkan dan diam merenungi yang terjadi. Perasaannya ingin teriak, namun hanya tangis yang tumpah. Nangis, nangis, hanya  itu yang membuatnya tegar. Mengekspresikannya dengan tangis, itu adalah kekuatan terakhir yang dimilikinya.
Suatu hari, dia mengalami kondisi fisik yang sangat lemah. Tekanan darah dan jumlah darahnya di bawah normal, 70!!!!!. Suhu tubuhnya naik entah berapa derajat celcius. Tubuhnya tidak dapat seimbang, semuanya terasa miring dan bergoyang, karena tidak seimbang kondisi tekanan darahnya. Terbangun dari tidur, hanya kepala sakit yang dirasakannya, hatinya yang sudah remuk itu terus berjuang bangun dari tidurnya, berjuang melangkah, tangannya berpegangan dengan tembok kamar. Hingga dia terkulai lemah, matanya tidak kuat lagi menatap sekeliling. Akhirnya muntah-muntah, subuh itu menjadi saksi betapa dropnya kondisi dia ketika itu. Tak kuat berdiri, tak kuat duduk. Hanya terbaring lemah, suaranya sangat pelan. Semua makanan tak jua masuk ke dalam perutnya dengan baik, rupanya kondisinya juga membuat nafsu makannya hilang, yaa dia merasakan lapar, tetapi tidak selera makan. Komplikasi ternyata maagnya juga parah. “Opname ma, opname saja ma..” dia bersuara minta di rawat di RS kepada mamanya. Sang mama hanya terdiam melihat kondisi anak kesayangannya itu. Sangat pucat, dan sangat lemah tubuhnya. “nanti ya nak, tunggu beberapa hari, kalau tidak sembuh baru kita rawat inap di RS. Tunggu reaksi obat dari dokter tadi ya.” Jawab mama.
Berjuang menyembuhkan hati dan raganya yang sudah remuk itu dalam keadaan terbaring di kamarnya, dilihatnya layar HPnya. Hatinya berharap ada seseorang yang menanyakan kabarnya, tapi tak ada. Tak ada sms dan tak ada telpon. Seseorang yang hilang kontak, yaa seseorang yang memutuskan untuk pergi dari kehidupan dia. Sudah tiga bulan berlalu, namun dia tidak sanggup bangkit dari keterpurukan patah hati. Hingga membuatnya jatuh sakit. Selama hidupnya, ini adalah sakit terparah yang dia alami. Setiap malam, dia menangis. Curhat kepada Allah dalam keadaan terbaring lemah, hanya tangis yang dapat dia kerjakan. Hatinya begitu sakit dan hancur. Meminta ampun kepada Allah.
Satu tahun lebih berlalu, kini dia bisa bangkit setelah perjalanan panjang yang sangat menguras kekuatan batinnya. “aku  tidak akan pacaran lagi” begitu ucapan seseorang itu setelah putus dengan dia. Masih terngiang di ingatannya ucapan seseorang itu, sampai tersiar berita, seseorang itu sudah memiliki pacar lagi. Sangat membuat terkejut dia, “bohong!!” batinnya bicara. Dia hanya bisa melihat aktivitas seseorang itu di media sosial FB, dan fakta itu benar adanya. Yang membuatnya iri  adalah seseorang itu begitu mempublikasikan hubungannya dengan cewek itu di FB, kemana-kemana selalu berdua, bahkan dikenalkan dengan keluarganya. Sedangkan ketika bersama dia adalah kebalikannya.
Hatinya yang awam itu kini merasa jengkel, kenapa setiap dengan cewek lain selalu seperti itu, sedangkan ketika dengan dia tidak begitu. Begitu menjaga. Sudah dua kali masa lalu dengan kejadian yang sama. Yaa gagal dalam pacaran.
Suatu ketika, hidup baru menghampiri dia. Yaaa banyak teman baru yang mewarnai harinya, sahabat yang baik. Seakan hilang kejadian masa lalunya. Sampai akhirnya kenal dekat dengan seorang ikhwan. Dari itulah, dia mengenal dan memahami akidah Islam yang lumayan banyak. Yang sebelumnya tidak pernah begini. Ikhwan itu adalah kakak kelas dia sewaktu Aliyah. Walau beda kuliahnya, namun karena kuasa Allah, akhirnya dia dan ikhwan itu dapat bersatu hatinya. Ada getaran hebat di hatinya ketika kenal dekat dengan ikhwan itu, sampai suatu hari sang ikhwan menyatakan perasaannya kepada dia lewat sms. Awalnya dia tidak begitu special menanggapinya, karena dia takut dan waspada dengan patah hati lagi. Entahlah, yang namanya hati pasti luluh juga. Akhirnya dia mencoba masuk ke hati ikhwan itu, mengenal liqo dan gabung. Semenjak itu, banyak didikan yang diperoleh. Akhirnya dia paham kenapa setiap dekat dengan seorang cowok tidak pernah yang berlebihan mempublikasikan dan bahkan tidak pernah jalan berdua, pokoknya kayak teman biasa. Yaaa.. itu karena Allah swt menjaga dia. Ada sempat membuat hatinya iri dengan gaya pacaran masa lalu-masa lalunya yang dulu tidak pernah begitu saat dengannya, tapi dengan pacar baru malah sering jalan berdua. Ohh ternyata ada hikmahnya, Allah menjaga dia dari perbuatan yang mendekati zina itu(pacaran). Ada ketenangan batin ketika dia gabung dengan liqo. Banyak akhwat yang menjadi mentornya, dunia baru telah menjajaki kehidupan dia. Kini dia berhijrah dan terus berhijrah, bahkan pakaiannya pun juga diubahnya. Seisi lemari pakaian dibongkar habis-habisan, diganti dengan pakaian berjenis kain tanpa kaos. Semuanya berlengan panjang, dan ukurannya panjang, banyak rok dan gamis memenuhi lemarinya. Semua jilbabnya juga dibongkar, diganti dengan jilbab yang syar’i. cara penampilan dia juga berubah, lebih sederhana dan tidak mencolok. Kalem saja warnanya. Jilbabnya pun juga biasa saja modelnya, dan selalu memakai kaos kaki kemanapun pergi. Ternyata dunia yang seperti ini yang cocok dengan dia, ada ketenangan yang luar biasa di hatinya ketika berhijrah, ini kebahagiaan yang luar biasa, anugerah dan hidayah yang diberikan Allah swt sudah membuatnya hijrah. Kini dia merasakan Allah sangat dekat, dan dia ingin selalu dekat. Innallaha qoriiib (sesungguhnya Allah dekat). Pola pikirnya juga sudah berubah, cara bicaranya juga otomatis berubah, bukan karena tuntutan tapi karena memang dengan sendirinya berubah seiring berjalannya waktu dan sebanyak kajian ilmu yang diperolehnya. Kini dia lebih banyak diam, gaya bicaranya juga tidak sama dengan yang dulu. Tertawa juga tidak berlebihan kayak sebelumnya. Lebih sering tersenyum. Dan yang paling menakjubkan adalah dia bisa dengan tulus tersenyum di hadapan seseorang masa lalunya. Bahkan senyum untuk ceweknya itu. Dulu, dia sangat menghindari bertemu dengan seseorang itu,   namun kini dia sudah bisa, karena keikhlasan telah mengubah pola pikirnya, raut muka dia juga berubah seiring karakternya yang berubah, ini yang dirasakan teman-temannya. Benar  Yang disebutkan oleh teori psikologi, bahwa bentuk dan raut wajah seseorang berubah karena karakternya juga berubah. Karakter dapat mengubah wajah seseorang, bisa lebih tenang rautnya, namun bisa juga sebaliknya . tergantung karakter perubahannya. Bisa tampak lebih muda dan sebaliknya. Pikir positif itu ternyata mengakibatkan dampak yang luar biasa, karena Islam sudah menjelaskan bagaimana berkehidupan yang baik dan sesuai akidah di dalam Qur’an. Inilah ketenangan hidup yang sebenarnya jika memahami hakekat hidup yang sebenarnya. Tidak hanya kenal dekat dengan ikhwan itu, namun dia juga memiliki teman-teman yang luar biasa dalam hal kajian Islam, yang juga sering diskusi bareng. Walau juga seorang laki-laki, asal jaga jarak dan ada tujuan yang bermanfaat, insya Allah tidak apa diskusi. Tidak menyangka, ternyata teman-teman satu forumnya dulu itu juga nyambung jika diskusi keislaman. Ternyata juga sebagian ikut liqo, bahkan anggota FPI. Pantas saja pola pikir mereka jernih. Mereka adalah teman-teman di forum relawan PRB Kab Banjar. Benar-benar scenario Allah yang sangat cantik. Ikhwan itu yang adalah kakak kelas dia ketika di Aliyah malah sekarang sangat dekat. Bahkan ada perasaan sama. Benar-benar tidak menduga sebelumnya. Ikhwan itu juga yang sudah membuat dia semakin dekat dengan Allah, tentu ini semua karena kehendak dan kuasa Allah swt yang sudah mengaturnya sedemikian rupa. ^__^

Jumat, 05 Juli 2013

HIKMAH LAFAZ BASMALAH ^Bismillahirrohmanirrohiiim^



Alhamdulillah..
Wuaaaa…setengah tahun lebih saya tidak posting blog, hihihi..
Postingan ini saya akan membahas tentang seputar cerita UAS yang baru hitungan hari berlalu, bisa dikatakan postingan ini adalah campuran antara curhat dengan informasi pengetahuan. Ho ho ho…
Ini saya membahas keutamaan basmalah sebelum beraktivitas, sebenarnya sudah pernah saya tulis ulasan tentang basmalah yang saya tempel di tembok ruang kuliah,  tapi di blog ini saya akan nulis kisah nyata mengenai hikmah sering mengamalkan bacaan basmalah.
Memang sudah satu semester saya tidak posting, terakhir saat akhir semester lima. Sekarang saya malah mau menjajaki semester tujuh hahaa… karena ini tangan sudah gatal mau nulis dan karena sudah free dari UAS kuliah, walau sebenarnya masih ada tugas laporan magang yang harus konsul terus dengan Dospemb. Tidak ada hari libur bagi saya, Alhamdulillah dianugerahi jasad yang bisa gerak sana-sini beraktivitas yang juga merupakan suatu ibadah sebagai hamba Allah Swt untuk menyiapkan bekal di akhirat. So, hindari dan buang jauh-jauh keluh kesah yaaaaaa????!!! ^__^ harus disyukuri.
Di tengah rutinitas saya, kadang hanya terpikirkan suatu ide, tapi tidak ada waktu luang untuk menuliskannya, sehingga akhirnya terbuang ide-ide tersebut karena lupa. Yaaa maklumlah sok sibuk. Hihihi..
Pada hari kamis, tanggal 4 Juli 2013 (kayak nulis buku harian)
Atmosfernya masih atmosfer UAS atau Final Test (bahasa kerennnnnya), hari itu seragamnya adalah sasirangan atau batik (ya pembiasaan, karena di bidang pendidikan dan keguruan). Jadwal kuliah untuk kelas semester VI adalah 11.15 sampai 14.15 karena harus gantian ruangnya. Istilah ilmiahnya adalah mengefektifkan dan mengefesienkan ruang & waktu. Hahaa sok ilmiah. Entahlah ada apa dengan saya hari itu yang tidak begitu semangat mereview materi kuliah mata kuliah yang akan di-UAS-kan hari itu. Yah, mungkin tidak ada motivasi belajar ulang karena suasana rumah yang bisa dibilang broken home (again), disaat saya lagi ingin perlu ketenangan malah ada saja problem tanpa diduga datang tiba-tiba, ya inilah hidup ^_^ penuh warna. Hari itu saya berangkat pukul 11 Wita, biasanya pukul 10 pagi sudah bertengger di kampus depan ruang UAS, tapi hari itu saya agak siang. Karena sedikit malas akibat kondisi yang bisa dikatakan kurang stabil antara kondisi emosi dengan pikiran.  Bahkan sahabat saya si Ima nge-sms menanyakan gini kepada saya, “Ifah, belum datangkah!” . saya tidak sadar ada pesan di inbox seluler. Tidak pernah Ima menanyakan kedatangan saya, karena dari hari pertama UAS biasanya saya yang datang lebih dulu. Saking siangnya saya datang. Hahaha..
Sepanjang jalan hanya senyum dan terus mencoba mengalihkan pikiran dari problem di rumah, langsung secepat mungkin saya tangkis dan mengalihkannya dengan terus beristighfar. Yah, manusia, kadang perlu energi untuk tetap pada persepsi yang positif terhadap suatu hal. Untuk menghindari persepsi buruk yang dapat berakibat depresi berat. Uhh.. padahal baru hari selasa kemarin ngisi halaqoh, sudah merasa tenang, namun datang lagi masalah di hari berikutnya. Batin saya. Kurang lebih lima belas menit saya sampai di kampus, selesai memarkir sepeda motor saya pandang dari sebelah kiri ke kanan teman-teman yang sudah memenuhi teras ruangan UAS. Berjalan sekitar lima meter dari parkir menuju sekumpulan mahasiswi yang juga teman sekelas saya. Terlihat oleh saya  sahabat yang nama panggilnya adalah Ima dengan kerudung warna orange kecoklatan sedang duduk di samping teman lainnya, ada juga teman-teman yang berdiri karena kehabisan tempat duduk santainya hehehhe. Dengan membawa kantong plastik yang saya tenteng. “Imaaa…!” sapa saya, disambut Ima dengan senyum sederhana khasnya. Langsung saya bicara panjang lebar menyampaikan tugas yang diberikan Murobbiyyah kemarin tentang target Ramadhan tahun ini, karena Ima tidak bisa hadir liqo kemarin. Ima hanya angguk-angguk. Saya merasa ada yang beda dari Ima. Kemudian Ima bilang sedang sakit alias tidak enak badan. ooohhhh.. pantes diam saja. Hahaa.. terlihat oleh saya Ima sedang ngetik sms di HPnya, saya kira mau ngirim pesan ke temannya, TERNYATA !! Itu adalah suatu pesan untuk saya, yang isinya gini “Fah, tadi pian diketawain teman-teman yang duduk di sebelah ulun ini”  mata saya terbuka lebar melihat isi pesan tersebut untuk meyakinkan diri. Saya tertawa kecil dan senyum, “ah masa ??? Cuma persangkaan Ima aja itu.” Ucap saya. “beneraaannn… tadi sebelum pian ke sini, mereka kan melihat pian dari kejauhan, mereka tu ngetawain pian, itu ngejek pian, ulun menyaksikan sendiri.” Sahut Ima menjelaskan dengan nada penekanan. “aaahh.. sudahlah, biarlah mereka ngetawain atau ngejek ulun, kita berdo’a saja semoga dilindungi Allah Swt dan semoga diberi kesabaran dari tingkah mereka yang gitu. Kalau ulun ini sih cuek saja, sudah sering kok dihina, disambati dari belakang, atau djauhi bahkan dibicarakan orang-orang, asalkan tidak berbuat maksiat dan tidak merugikan, gak usah dipikirin. Hehehe..walau kadang ulun bertanya dalam batin apa alasan mereka gitu sama ulun.”  
“mereka gitu karena kita dianggap mereka sok suci, sok baik.” Kata Ima. Saya terdiam, dan tetap berusaha senyum. “apa karena masalah kita ngajakin dan ngadakan halaqoh ini???” Tanya saya. (atau karena prinsip saya yang tidak mau berbuat curang saat ujian??karena saya ingat ada salah seorang teman yang nyuruh saya agar buka buku aja saat ujian, supaya tidak pelit lagi memberi jawaban ke teman-teman, karena teman-teman ada yang benci dengan sikap saya itu yang katanya terlalu jujur)batinku, namun tidak saya sampaikan sama Ima.
Ima menganggukan kepalanya. (sebenarnya memang ada konflik dengan salah satu sahabat saya. Ini kejadian berawal dari saya dan Ima ngajak teman-teman ikut gabung di halaqoh, dan salah satu sahabat saya itu mengira saya dan Ima tidak mau berteman lagi dengannya dan parahnya lagi dia malah berkata seperti itu di belakang saya dan Ima, dia sampaikan kepada beberapa teman di kelas. saya dan Ima ada merasakan hal yang aneh dari sikap dia terhadap kami, saya bertanya dalam hati kenapa dia tidak pernah menegur saya lagi, ternyata Ima juga berpikiran sama dengan saya. Akhirnya Ima mendapat informasi dari pihak ketiga yang menjadi perantara dia, teman kami itu menjelaskan bahwa dia mengira saya dan Ima tidak mau berteman lagi dengan dia. Masya Alloh.. kesalahpahaman sampai beberapa teman menganggap saya dan Ima sok suci dengan ngadakan halaqoh dan ngajakin mereka. Jujur, saya menangis saat diberitakan seperti itu. Bahkan ketua kelas juga ikut diskusi dengan saya, Ima dan dua teman saya yang jadi pihak ketiga. “Uyuy ini sudah sangat sabar, uyuy ini sering diejekin teman tapiii teeteeepp aja diam n cuek-cuek aja, bahkan senyum aja. Aku kasihan yuy sama kamu. Kamu itu baik.” Kata Ria menghibur saya, langsung reflek air mata jatuh, dan ini kejadian duduk di depan WC kampus bersama mereka. Hahaaha..karena ada kursi di sana. Saya hanya diam dan nangis. Kemudian ketua kelas nyahut, ketua ini seorang cowok walau non-muslim, tapi dia ini bijaksana lhoh,  “iyaa, uyuy, beginilah resikonya jadi orang baik, ada orang yang tidak senang dengan kita yang berbuat baik. Atau dengan sikap kita yang dapat dikatakan beda dengan mereka. Jadi sabar aja, n ambil positifnya, biarlah mereka gitu, mereka ngomongin atau ngejelekin, karena sebenarnya musuh terbaik adalah musuh yang tidak menyebarluaskan masalahnya kepada orang lain, nah si dia itu kan nyebarkan sama teman-teman yang belum tentu benar faktanya. Udah biarin aja, jalani terus ke depan.terus sebarkan kebaikan seperti sebelumnya.”  saya tambah nangisss mendengar ketua bicara) nahh… begitulah cerita sebelumnya. Kemudian saya ajak Ima masuk ruang UAS, karena udah mau mulai Ujiannya.  Lengkap sudah kesenjangan antara harapan dengan kenyataan. Masya Alloh.. ampun yaa Robb. Saya terdiam di ruang UAS, merefleksi diri. Bertanya dalam hati, apakah salah saya jujur menjawab ujian?? Apakah salah saya tidak memberikan jawaban ujian kepada teman-teman??? Kata mereka saya tidak bisa bersosial karena tidak bekerja sama saat ujian. Apakah itu termasuk arti dan makna cerdas dalam hal sosial atau cerdas emosi itu selalu bekerja sama dan selalu bergotong royong dalam hal kemungkaran?????? Apakah bisa dikatakan cerdas sosial??? Mereka bilang saya tidak bisa berbagi nasib jika ujian kuliah. Saya dibilang pelit berbagi jawaban. Yaaa… walaupun dibilang ini itu, saya tetap jalani aja, saya anggap itu semua godaan dunia. ^__^ yang penting tetap berusaha di jalan lurus.
UAS matkul pertama berjalan lancar, Alhamdulillah, walau hampir tidak cukup waktu menjawabnya. Seperti biasa ku tuliskan lafaz Basmalah di pojok atas lembar jawaban UAS dengan tulisan arab. Ketika UAS matkul kedua hari itu, jujur rasa kurang PD dengan jawaban yang ku tulis. Karena hari mendung, akhirnya saya beranikan mengumpulnya di meja pengawas UAS. Pengawasnya adalah dosen pembimbing mata kuliah kedua yang diUASkan itu. Beliau bertanya ketika saya letakkan kertas jawaban di mejanya, “mudah saja kan soalnya??” sambil beliau tertawa. “iya pak alhamdulillaah,hehehee” jawabku. Kemudian beberapa teman lainnya juga menyerahkan jawabannya di depan. Saya sibuk mencari kartu UAS di meja pengawas. Lantas dosen tadi bertanya, “ini kertas jawaban siapa???” sambil mengangkat kertas tersebut ke saya. Saya kaget dan gugup, karena itu punya saya. “punya saya, pak. Ada apa ya pak??”.
“ada tulisan arabnya, takut kalau telangkahi atau teduduki” sahut beliau sambil tertawa kecil dan senyum mengembang. Fiuuhh..lega saya, dikira bakalan tidak lulus matkul beliau.hahahaa..saya lanjutin mencari satu-persatu     kartu UAS yang dikumpulkan jadi satu dengan teman lainnya.
Sreeett! Beliau melingkari nama saya yang tertera di kertas jawaban punya saya itu!!!!!. Lhaa..ini kaget dua kali lipat daripada yang tadi. “kenapa dilingkari pak nama saya????????” Tanya saya sambil menatap kertas tersebut.
“BAGUSS!, saya tahu kamu bagus, kamu lebih mengutamakan nilai keagamaannya saat menjawab UAS ini dengan nulis tulisan arab qur’an ini, saya senang, kamu mahasiswi yang bagus. Jadi saya beri tanda.” Jawab sang dosen sambil senyum.
GLEK! Kali ini saya merasa ada angin yang sangat lembut dan merasa seperti berada di bawah keteduhan sebuah pohon yang sangat rindang.  Perasaan LEGA mengelilingi saya. Senyum mengembang di wajah saya. Ekspresi saya yang awalnya seperti orang sakit malah tiba-tiba tambah ceria. “Alhamdulillah… terima kasih, pak, terima kasih.” Subhanallah… atas izin dan kuasa Alloh Swt saya mendapatkan nilai PLUS dari dosen tersebut yang tanpa saya duga sebelumnya, dan ini nilai plus yang PALING UNIK bagi saya selama kuliah ini. Kejadian ini Seperti hadiah yang diberikan Alloh Swt (menurut saya).
Di balik semua problem yang saya alami ternyata memang kesabaran itu harus ada, dan ada hikmah dibaliknya yang tanpa diduga sebelumnya. Ini akan menjadi petunjuk untuk saya selalu dan terus berada di jalan yang lurus dengan niat yang lurus, terus istiqomah tidak berbuat curang saat UAS. ^__^ percaya pada kemampuan diri, karena UTS ataupun UAS adalah sebagai ajang untuk mengetahui sejauh mana proses belajar kita selama ini, apakah ada perubahan ke a rah lebih baik si IQ, EQ, SQ, dan AQ atau sebaliknya. Bukanlah ajang untuk kecurangan memperoleh angka tertinggi dari kuantitas. Mata kuliah tersebut adalah PKLH (Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup) yang bahasannya adalah ilmu sosial dan alam. Pengalaman yang sangat bermakna bagi saya. Beliau juga bekerja sebagai seorang aktivis di bidang Pusat Penelitian (Unlam).
Tulisan basmalah memang harus kita ucapkan saat hendak memulai suatu aktivitas, karena hakekat bacaan basmalah itu adalah berbuat sesuatu dengan atas izin Alloh Swt.kita sebagai hamba mesti selalu berserah diri kepada Alloh Swt,      dengan baca basmalah kita sudah berpasrah diri dan merendah di hadapan Alloh Swt, karena tiada daya dan upaya kita selain karena kuasa Alloh Swt jualah kita dapat bergerak untuk beraktivitas. Semoga dengan baca basmalah tersebut dapat diridhoi Alloh Swt segala aktivitas kita. Pasti ingin diridhoi kaaaann???? Dan kita pasti takut jika amalan atau aktivitas kita tidak diridhoi ataupun tidak diterima Alloh Swt. Yuukkkk….biasakan diri mengawali aktivitas kebaikan dengan bacaan Bismillahirrohmanirrohiiim..
Okehh.. Alhamdulillah selesai nulis, semoga bermanfaat bagi kita semua dan diberkahi. Aaamiiiiin yaa Robb..


Rabu, 28 November 2012

foto - foto kegiatan Relawan PRB






puncak diskusi


selesai pelaksanaan workshop

foto PanLak\


 dokumentasi kesiapsiagaan masyarakat
 
diskusi
 

“SEMANGAT JUANG RELAWAN PRB (Pengurangan Risiko Bencana) Kabupaten Banjar, Kal-Sel”



Pernah mendengar kata ‘relawan’ ????? heheee..
Yyaaaahhh tepat sekali …. ! artinya Rela dan dermaWan J J
Sebelum bulan Ramadhan  tahun 2012 ini, kala itu aku sedang OL , buka akun FB,, ketika asik dengan dunia Fb, tiba-tiba salah seorang teman lama (Hasbi K) ngirim pesan di FB, isinya mengajak menjadi anggota Tim Relawan Disaster Risk Reduction (Pengurangan Risiko Bencana), di sana ada tiga Tim.
Tim Pertama <<<<<Tim Tabulator (2 orang)
Tim Kedua >>>>> Tim Kesiapsiagaan (10 orang)
Tim Ketiga <<<<< Tim  GIS (6 orang)
Aku masuk dan tertarik di Tim Kesiapsiagaan, ingin belajar dan menggali pengalaman di kegiatan ini. Walaupun aku sudah tidak aktif di kegiatan Pramuka, karena kegiatan ini berasal dari Kepramukaan. Saluuut aku dengan kePramukaan. Orang-orangnya memiliki semangat dan jiwa kebangsaan. Meetingnya di Gedung Juang Mtp, di ruang Pramuka yang dipimpin oleh Hasbi K.
Deadline misi kegiatan ini sampai Bulan Desember 2012. Kegiatan ini berawal dari konferensi sedunia tentang Pengurangan Risiko Bencana di Beijing tahun 2005 yang dihadiri PBB. Di Indonesia dari 33 propinsi hanya 33 kabupaten yang dinilai rawan bencana, termasuk Kabupaten Banjar. Sebagai pengabdian, maka aku dan kawan-kawan mengikuti misi ini yang dinaungi UNESCO. Kami gabungan dari berbagai Perguruan Tinggi (UNLAM, UNISKA, UVAYA, STKIP, STMIK) dan juga dari  siswa-siswi SMA maupun SMP ini bertekad bisa bersatu melaksanakan misi. Dari data, ternyata HANYA Kabupaten Banjar yang kepanitiaannya dipegang oleh kaum pemuda-pemudi dari 33 kabupaten di Indonesia yang dipilih tadi. Ketua dipegang oleh Hasbi Kamarullah. Sedangkan kabupaten lainnya kepanitiannya dipegang oleh kaum Bapak-bapak maupun ibu-ibu (artinya yang sudah berkeluarga / berkepala empat maupun tiga). Sehingga mendapatkan APRESIASI dari pusat (Tim Jakarta). Alhamdulillah…. J
 Kabupaten Banjar yang dikenal sebagai kabupaten Terluas di Propinsi Kalimantan Selatan ini ternyata tidak membuat semangat kawan-kawan Relawan turun, malah menjadikan tantangan tersendiri. Aku paling saluuuuuuut dengan Tim GIS yang menjadi Tim Lapangan. Mereka survey lapangan di titik rawan atau risiko bencana pada bulan Ramadhan dengan menggunakan media atau alat teknologi  yang disediakan dari Tim Jakarta.  Wooowww …. !! J bayangkan saja mereka survey membelah sungai , mendaki gunung melewati lembah di bulan PUASA, waaahh.. mantap! Sampai ke daerah Paramasan sana lohhh (jauuuuuhhhh bangeeetttt), bahkan mereka nginap di salah satu rumah penduduk sana. Belum lagi jika cuaca kadang tidak bersahabat heheee. Tujuan Tim GIS adalah  mengumpulkan data lapangan untuk pembuatan Peta Risiko Bencana di kabupaten/kota.
Kalau Tim Kesiapsiagaan ini bergerak sesudah bulan Ramadhan, hehee.. tim yang ku ikuti ini adalah sebuah tim yang bergerak untuk mengumpulkan data dari kuesioner angket ‘ kesiapsiagaan masyarakat’ yang dibagikan kepada sampel  dari populasi masyarakat Kabupaten Banjar, aku diletakkan di Kecamatan Martapura kota. Selama kurang lebih 5 hari ku selesaikan survey nya. Dari wawancara sampai pendokumentasian kegiatan dengan masyarakat. Inilah yang sangat berkesan bagiku dan kawan-kawan, karena melalui kegiatan PRB ini kami dapat belajar berkomunikasi dengan masyarakat, mengetahui  dan memahami keadaan lingkungan alam dan lingkungan sosialnya. Saling berbagi pengalaman dan ilmu dengan masyarakat. J intinya dapat peka terhadap lingkungan alam dan sosial.
Ini contohnya… (heeehee narssiiiissnyaaa aiii akuu) hedeh :D
Naaahhhh… selanjutnya Tim  Tabulator , tim ini bertugas mengolah data yang sudah dikumpulkan Tim Kesiapsiagaan. Tim tabulator ini didatangkan dari ahlinya (hehee), yaapp! Tepat sekali, anggota tim ini basic nya dari mahasiswa bidang Pemrograman Komputer dengan aplikasi yang sudah disediakan dan dikirim via e-mail oleh Tim Pusat . Nahh setelah data diolah, nanti dikirim via e-mail ke Jakarta untuk tindak lanjut kegiatan selanjutnya yang sudah tertulis di agenda Persiapan Workshop Inisiasi Penyusunan Dokumen PRB di Kabupaten/kota. Aku juga sangat saluut dengan Tim Tabulator ini, karena perlu ketelitian memasukkan datanya ke komputer dari 500 kuesioner yang ada. Waaahhhh… waahhhh.. pantas saja mereka begadang mengerjakannyaa… J J belum lagi jika dari tim Kesiapsiagaan ada yang anggotanya belum mengumpulkan data tepat waktu, sehingga Tim Tabulator perlu ketelitian yang sangat teliti. Hmmmmm…
Okeeehh.. setelah data kesiapsiagaan dan lapangan sudah dikirim, kini tiba perencanaan pelaksanaan kegiatan berikutnya, yaitu Workshop Inisiasi dengan pejabat dari lembaga/instansi terkait yang dilaksanakan tanggal 13 September di Aula Barakat Kantor Bupati Banjar tembusan dari SEKDA Banjar.
Salah satu persiapannya adalah mensosialisasikan kegiatan Workshop kepada Kepala-Kepala  Dinas Pemerintahan Kabupaten Banjar. Bagian ini yang paling menarik bagi saya, hahaa harus kuat mental banget dehh pokoknya dan harus sabaaaarr. He hee..  kami dibagi menjadi tiga kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dua orang untuk bertemu dengan kepala Dinas. Dinas yang dipilih juga berdasarkan pilihan yang sudah ditetapkan bersama. Alhamdulillah… lancar, walaupun ada hambatan yang muncul hahaahaa…..
Setelah semua persiapan sudah clear dan fix serta pembentukan kepanitian workshop, tibalah kegiatan workshopnya.  Ku dipercaya Hasbi sebagai Notulen. Hasbi sebagai FO, dan masih banyak lagi bagian kepanitian yang tidak dapat ku sebutkan satu-satu. Oh iyaaa kegiatan ini bekerjasama dengan BPBD Banjar.

Naaahhhh… tujuan workshop ini adalah untuk membentuk Tim Pembuat Kebijakan yang sebagai pengawasnya oleh SEKDA Banjar dengan anggotanya dari masing-masing Kepala Dinas. Setelah beberapa minggu setelah workshop pertama, maka agenda berikutnya adalah Workshop Lanjutan yang dilaksanakan tanggal 6 Nopember 2012 di Aula BAPPEDA Banjar. Alhamdulillahh… J
Selesai misi ini, bukan berarti kami selesai juga hubungannya, melainkan kami berencana membentuk sebuah perkumpulan seperti Forum PRB, tujuannya untuk pengabdian terhadap kabupaten Banjar dan Masyarakat dunia pada umumnya. J perkumpulan ini sebagai wadah bagi siapa saja yang berminat bersedia mengabdi kepada daerah, bangsa dan Negara demi pengurangan bahkan kesiapsiagaan dalam Pencegahan Risiko Bencana yang zaman sekarang sangat rawan terjadi mengingat tuanya usia Bumi dan alam semesta, tetapi tidak hanya berfokus pada kegiatan pengurangan bencana saja, melainkan kegiatan sosial lainnya, seperti pengadaan Lomba Cerdas Cermat Pelajar, Kegiatan Bulan Bahasa, Kegiatan Gotong Royong Bersama Masyarakat atau kegiatan lainnya untuk membina dan mengembangkan SDM yang program-programnya masih kami rencanakan. Semoga benar-benar terlaksana. Amiiiiiiin.. yaa Robb…^_^
Kemarin sudah melaksanakan kegiatan/program “SUSUR SUNGAI” Martapura tanggal 27 Nopember 2012. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat setempat agar menjaga kebersihan sungai (tidak mengotori), tentunya sebagai relawan PRB inilah tugas kami untuk pencegahan dan kesiapsiagaan J
Ini list biodata singkat kepanitiaan (panitia yang ku tahu saja orang-orangnya) harap maklum, heehee :
1.      Hasbi kamarullah (Ketua + Tim GIS)
Alumnus MAN 2 Mtp 2010, pernah menjabat jadi Ketua OSIS di MAN 2 Mtp. Mahasiswa FKIP Bahasa Inggris di UNISKA Bjm. Tinggal di Mtp, aktif di Kepramukaan Propinsi dan bekerja di bagian Staf TU SD Negeri Sungai Paring 2 Mtp.
2.      Maulana Nur (Tim GIS)
Alumnus SMA Karang Intan, seorang mahasiswa FKIP Pendidikan Matematika STKIP Bjm, Tenaga Pengajar dan Pelatihan Pramuka di salah satu SD Kab.Banjar. aktif menjadi  anggota Ormas Islam lohh. Tinggal di Mtp.
3.      Shafrian Mubarok (Tim GIS)
(kurang tahu alumnus SMA mana heheh) yang ku tahu dia Alumnus SMP 4 Mtp lulusan tahun 2007. Seorang mahasiswa Pertanian di UNLAM. Tinggal di Mtp.
4.      Hasmi Ridho (Tim GIS)
Alumnus SMA Karang Intan, seorang mahasiswa FKIP Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di STKIP Bjm. Aktif jadi Tenaga Pengajar dan Pelatihan Pramuka di SMP/sederajat. Anggota / member di Melia Nature (bisnis). Heheeh. Tinggal Di Riam Kanan.
5.      Irwan Rifani (Tim Tabulator)
Alumnus MAN 2 Mtp 2010, seorang mahasiswa di STMIK Bjb jurusan Sistem Informasi. Tinggal di Mtp.
6.      Suci Hidayati (Tim GIS)
Alumnus SMA Muhammadiyah Mtp 2010, mahasiswi FKIP Bahasa Inggris di UNISKA Bjb. Aktif di Kepramukaan. Menjadi Tenaga Pengajar dan Pelatih Pramuka SMP. Bekerja sebagai Penyiar Radio SB (Swara Banjar) dan di kantor Radio yang ada di belakang Kesultanan Banjar. Tinggal di Riam Kanan.

7.      Ely (Tim GIS)
Alumnus SMA Muhammadiyah Mtp 2010, kakak kandung Suci Hidayati, mahasiswi FKIP Pendidikan Bahasa Inggris juga di UNISKA Bjb.
8.      Aku (Tim Kesiapsiagaan)
Hahaah.. tidak perlu digambarkan profil ku.. hehe J sudah pernah dipostingan sebelumnya.
Sebenarnya masih banyak lagi anggota Relawan PRB lainnya, namun maaf sangat aku tidak begitu mengenal profil lengkapnya karena banyak alasan atau sebabnya, misalnya jarang berteu atau malah tidak pernah bertemu hehee..

HIJAUKAN BUMI……………………..
DAMAIKAN UMAT ……………………..
^_^ /
Ini saja yang dapat kami lakukan untuk dunia, sedikit asalkan bermanfaat untuk bumi dan seisinya…..  s.e.m.a.n.g.a.t wahai pemuda pemudi Indonesia !! Bersama bisA ! J
Salam SIAGA !!!

Kamis, 02 Agustus 2012

membaca karakter melalui wajah

BENTUK WAJAH SERINGKALI MENGIDENTIKKAN DENGAN KEPRIBADIAN SESEORANG, MESKIPUN HAL TERSEBUT DAPAT DIRUBAH SESUAI DENGAN USAHA.
Berikut karakter dan sifat yang dapat diungkap dari wajah anda;

1. ALIS
- Dapat menunjukkan pola pikir anda.
- Bila anda memiliki alis dengan pangkal tebal lalu menepis di ujung menunjukkan anda sangat berbakat dalam memulai proyek-proyek baru.

- Alis yang dimulai dengan pangkal tipis dan berakhir dengan ujung lebih tebal menunjukkan orang yang berbakat mengikuti detail.
- Jika alis anda tebal berarti menunjukkan kekuatan intelektual
- Bila anda memiliki alis tipis tipis menunjukkan intensitas mental.
- Bentuk alis yang lurus menunjukkan bahwa anda adalah orang yang baik, estetis tapi jika jaraknya terlalu dekat ke mata.
- Bila alis anda terlalu tebal berarti anda adalah orang yang mudah marah dan tidak sabar.
- Alis yang agak menunjuk ke telinga memberi arti bahwa anda adalah orang yang senang sikap ramah.

2. TELINGA
- Menunjukkan bagaimana anda merancang realita dan bagaimana anda bereaksi secara tidak sadar terhadap hal-hal di sekitar anda.
- Bila telinga anda panjang maka menunjukkan bahwa anda memiliki kemampuan mendengarkan yang luar biasa.
- Jika telinga anda ukurannya sedang maka menunjukkan keluwesan dalam mendengarkan.
- Tetapi jika telinga anda pendek maka menunjukkan kecenderungan bukan hanya mengumpulkan informasi tapi juga memperhatikannya secara serius.
- Bentuk telinga anda yang menyudut ke dalam biasanya berarti anda mudah menyesuaikan diri.
- Sedangkan telinga yang menyudut ke luar menunjukkan bahwa anda ragu mengikuti aturan masyarakat.
- Untuk telinga anda yang letaknya lebih tinggi dibandingkan alis maka menunjukkan bahwa anda orang yang ingin berprestasi tinggi.

3. HIDUNG
- Menunjukkan bagaimana anda mengelola uang dan apa yang membuat anda beda sebagai pekerja.
- Hidung pendek menunjukkan bakat kerja keras.
- Hidung panjang menunjukkan ketrampilan perencanaan dan strategi yang istimewa.
- Hidung lurus menunjukkan sistematis.
- Hidung melengkung mengungkapkan kreativitas.
- Hidung berjendul menunjukkan pekerjaan anda maju mundur.
- Hidung besar menunjukkan kemampuan mencari uang.
- Jika lubang hidung lebih tertutup daripada terbuka, orang ini berkemungkinan lebih besar mempertahankan kekayaannya.
4. MULUT
- Untuk ekspresi diri .
- Bentuk bibir penuh, pintar membuat percakapan jadi terbuka lebar dan bisa mengungkapkan sesuatu yang memalukan.
- Bibir yang tipis menunjukkan bahwa anda lebih pintar dalam menyimpan rahasia pribadi.
- Bibir yang pendek dapat menunjukkan bahwa anda lebih menyukai percakapan satu arah.
- Anda memiliki bibir yang panjang maka menunjukkan bahwa kemampuan bicara dengan banyak orang.
- Bila anda memiliki bibir penuh dan cuping telinga besar dapat menunjukkan bahwa anda adalah orang yang sangat sensual.
- Bibir atas yang tipis menunjukkan orang yang kurang afeksi sedangkan bibir bawah lebih penuh menunjukkan menerima tantangan.

5. DAGU DAN RAHANG
-Secara bersama-sama atau terpisah bisa mengungkapkan etika, kemampuan membuat keputusan serta cara mengatasi konflik. Rahang yang lebar dapat menunjukkan bahwa anda cenderung lebih fisik daripada mental. Begitu juga sebaliknya jika rahang anda sempit. Sedangkan dahi tinggi menunjukkan pemikir sedangkan dahi bulat menunjukkan idealistis.
Hati-hati, ada baiknya anda berhati-hati dengan orang yang memiliki bibir atas yang menonjol keluar ke atas bibir bawah terutama jika bibir atasnya tipis. Karena orang seperti ini kemungkinan mempunyai sifat mencari mangsa.
Anda juga harus waspada dengan orang yang memiliki wajah berhidup luar biasa lancip dan menurun, bibir hampir tidak terlihat, mata kecil dan tulang pipi tinggi dengan sedikit daging. Karena orang yang memiliki bentuk wajah ini memiliki sifat yang kejam.

6. MATA
Bagi anda yang memiliki mata kecil, biasanya anda akan memiliki pendekatan yang hati-hati dalam hidup dan lebih suka menilai sesuatu secara perlahan. Biasanya sulit untuk mengungkapkan perasaan-perasaannya kepada orang lain dan harus selalu merasa yakin dengan fakta-fakta. Orang bermata kecil memiliki instink terhadap detail dan disiplin. Tapi mereka kadang kurang spontan dan mereka lebih menyukai pekerjaan detail serta riset. Mereka memiliki bakat alam sebagai penyelidik yang baik dan pemecah masalah, memiliki bakat dagang yang luar biasa.
Pada hubungan asmara, mereka cenderung terlalu banyak menganalisa sifat aslinya yang pendiam sehingga sulit bagi mereka mengungkapkan apa yang sesesungguhnya mereka rasakan. Tapi sekali mereka benar-benar percaya pada pasangannya maka mereka akan memanjakan dan merawatnya. Berusaha sekeras mungkin untuk menciptakan lingkungan yang terbaik sebagai tempat tinggal dan tempat tumbuh kembang untuk anak-anak mereka.
Bila anda memiliki mata sedang, biasanya murah hati dan adil. Senang berkomunikasi sehingga membuat mereka menjadi konselor dan sahabat yang baik. Mereka disukai karena sifatnya yang seimbang dan bakat alamnya sebagai penengah.
Memiliki mata besar, biasanya menandakan seksualitas yang dinamik. Orang yang memiliki mata besar biasanya senang menjadi perhatian umum, bisa menjadi kekasih yang menarik, terbuka terhadap pandangan dan memerlukan pasangan yang responsif serta inovatif. Orang yang bermata besar biasanya mudah tersinggung dan sangat mudah merasa sakit hati. Mereka penuh gairah, provokatif, memiliki rasa ingin tahu dan juga perayu serta mudah merasa bosan. Dalam bisnis, mereka cenderung terlalu mudah percaya dan kemungkinan moody. Tapi mereka mengimbanginya dengan kreativitas dan semangat serta mendapatkan keuntungan dengan mengikuti intuisi mereka.
Jika anda memiliki mata turun, biasanya sering terkesan rapuh. Mereka cenderung emosional dan sensitif. Mereka baik hati dan biasanya ditunjukkan kepada lingkungan dekatnya. Mereka memiliki kemampuan empati. Mereka mengutamakan persahabatan dan mereka selalu bersedia melakukan apa saja untuk membanti orang yang memerlukan bantuan. Terkadang mereka menderita karena merasa sedih. Mereka sering berbakat dalam merasakan perasaan publik dan merupakan pengusaha yang hebat.
Anda memiliki mata bentuk oval atau almond biasanya menunjukkan sikap spontan dan cerdas. Pemiliki mata ini biasanya pandai dalam berbagai hal di bidang karir dan bisnis, sensual dan bersemangat. Orang yang memiliki mata oval ini juga luar biasa rajin dalam karir atau pekerjaan mereka. Sebagai kekasih, mereka selalu bersemangat dan merasa hidup menjadi lebih baik sesudah berusia 30.
Sedangkan bagi anda yang memiliki mata dekat maka menandakan sifat hati-hati atau selalu waspada dan pendiam dengan kemampuan meraih peluang. Mereka biasanya bersemangat, intense dan fokus tapi sulit percaya pada orang lain. Mereka berpikiran luas, berani dan tegang. Tapi mereka juga cenderung agak naif atau munafik dalam beberapa hal. Jadi anda bisa pelajari, apakah hal diatas benar atau tidaknya.